Minggu, 22 Desember 2019

ARTI DAN PENGARUH WARNA BAGI PSIKOLOGI MANUSIA


Arti dan Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia. 

Warna diketahui bisa memberikan pengaruh terhadap psikologi, emosi serta cara bertindak manusia. Warna juga menjadi bentuk komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan dan lebih bermakna. Artikel ini membahas tentang Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia.

Bahkan, ada ilmu komunikasi visual yang menggunakan warna untuk terapi warna atau yang disebut colourology (menggunakan warna untuk meyembuhkan). Metode colourology sudah dipraktekkan oleh banyak kebudayaan kuno seperti Mesir dan Cina.

Setiap warna memancarkan panjang gelombang energi yang berbeda dan memiliki efek yang berbeda pula. Bahkan Pengaruh Warna Wadah Terhadap Rasa Makananbisa dideteksi. Warna pada wadah makanan dapat berpengaruh dengan rasanya.

Carl Gustav Jung, seorang psikolog ternama dari Swiss, menjadikan warna sebagai alat penting dalam psikoterapinya. Beliau meyakini setiap warna punya makna, potensi, dan kekuatan untuk memengaruhi. Bahkan menghasilkan efek tertentu pada produktivitas, emosi, hingga perubahan mood (suasana hati) seseorang. Beliau juga membuktikan Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia.

Keberadaan warna tidak semata-mata hasil alamiah, melainkan bermakna dan “dimaknai” oleh manusia. Dewasa ini, kita menemukan banyak intepretasi makna warna dalam banyak sektor. Mulai dari perfilman, fotografi, desain grafis dan interior, bahkan kesehatan sekalipun.

Darwis Triadi, seorang fotografer terkenal di negeri ini di dalam bukunya “Color Vision” mengungkapkan bahwa Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia:
“Warna dapat menciptakan keselarasan dalam hidup. Dengan warna kita bisa menciptakan suasana teduh dan damai. Dengan warna pula kita dapat menciptakan keberingasan dan kekacauan.”

Kelompok Warna.





Secara  umum warna  dikelompokan  menjadi empat kelompok, yaitu sebagai berikut :

1.   Warna Netral.
Warna netral adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna. Warna netral bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan percampuran ketiga komponen warna dalam komposisi yang berbeda.
Contoh warna netral adalah percampuran dari yellow green, orange red, dan blue purple.

2.   Warna Kontras.
Warna kontras yaitu warna yang terkesan berlawanan dengan yang lainnya. Warna kontras bisa diperoleh dari warna yang berlawanan (memotong titik tengah segitiga). Warna kontras terdiri dari warna primer dan sekunder. Namun tidak menutup kemungkinan untuk membentuk kontras warna dengan mengolah nilai kemurnian warna  ataupun memutar wheel color.
Contoh warna kontras diantaranya kuning dengan ungu, biru dengan jingga dan merah dengan hijau.

3.   Warna Dingin.
Warna dingin yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu.

4.   Warna Panas.
Dan yang terakhir warna panas, yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning.


Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia.
Dari setiap pengelompokan warna diatas.  Menurut Kaina dalam buku “Colour Therapy”, Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia, emosi serta cara bertindak manusia.
Antara lain sebagai berikut:
§  Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia dapat  menciptakan daya tarik manusia untuk semakin bergairah terhadap suatu hal.
§  Permainan warna dapat mempengaruhi emosi seseorang.
§  Penggunaan warna yang tepat dapat memberikan ketenangan, konsentrasi, kesan gembira.
§  Penggunaan warna dapat membangkitkan energi yang membuat seorang menjadi aktif dalam melakukan kegiatannya.
§  Warna sebagai salah satu alat bantu komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan yang mudah diserap maknanya.

Berikut adalah daftar Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia yang akan PsyLine.id Psikologi Online bahas :

1.   MERAH.
Merah merupakan warna yang memberikan inspirasi power, energy, kehangatan, cinta, nafsu, dan agresi. Warna merah biasanya dapat memicu tingkat emosional seseorang sekaligus warna yang paling sering menarik perhatian.
Warna merah memiliki efek untuk menstimulasi sebuah perhatian atau ketercapaian, serta merangsang kelenjar adrenal, hingga meningkatkan detak jantung. Sehingga merah biasa digunakan untuk menarik perhatian.
Sifat positif warna merah :
§  bersemangat,
§  enerjik,
§  dinamis,
§  komunikatif,
§  aktif,
§  kegembiraan,
§  mewah,
§  cinta,
§  kekuatan,
§  percaya diri,
§  dramatis,
§  panas,
§  perjuangan,
§  Khusus merah terang menggambarkan kerasnya cita-cita atau keinginan.
Disisi negatifnya:
§  agresif,
§  penuntut,
§  kemarahan,
§  nafsu dan emosi,
§  dominasi,
§  teriakan,
§  persaingan,
§  kekerasan,
§  penolakan/pertentangan.

2.   MAGENTA.
Warna magenta merupakan perpaduan antara warna merah dan ungu.
Sifat warna magenta:
§  semangat,
§  kekuatan dan energy,
§  keseimbangan fisik, mental, spiritual ataupun emosional,
§  perubahan atau transformasi negatif kearah yang lebih baik.

3.   MERAH MUDA / PINK.
Merah muda atau Pink dianggap melambangkan cinta dan romantisme merupakan warna yang feminim. Dalam kondisi normal warna ini hampir selalu berkaitan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan cinta, berhubungan dengan perempuan, dan kesan feminim.
Sifat positif warna Pink:
§  cinta atau kasih sayang,
§  romantisme,
§  ketenangan fisik,
§  memelihara,
§  kehangatan,
§  kewanitaan,
§  simbol kelangsungan hidup manusia.
Sifat negative warna Pink:
§  kurang bersemangat,
§  melemahnya energi.

4.   JINGGA / ORANGE.
Warna orange yang merupakan gabungan antara merah dan kuning. Warna Orange ialah warna yang kuat dan hangat, membuat penggunaan warna ini memberi rasa nyaman. Warna orange kerap digunakan pada tempat-tempat makan atau di lingkungan kerja yang membutuhkan produktivitas.
Sifat warna Orange:
§  kecerian,
§  ambisi,
§  energik,
§  keamanan sensualitas,
§  sikap yang menyenangkan,
§  pemicu selera makan seseorang,
§  keakraban,
§  keramahan,
§  rasa nyaman,
§  interaksi yang bersahabat,
§  penuh percaya diri,
§  keramahan,
§  penuh harapan,
§  kreativitas,
§  merangsang emosi.
Sifat negatif warna orange:
§  kesan “murah”,
§  mudah dijangkau,
§  gaduh,
§  merangsang perilaku hiperaktif,
§  perampasan,
§  frustrasi,
§  kesembronoan,
§  kurangnya intelektualisme,
§  dan ketidak dewasaan.

5.   KUNING.
Kuning merupakan warna cerah atau ceria yang dapat merangsang otak serta membuat manusia lebih waspada dan tegas. Warna kuning dapat menarik perhatian dikarenakan jumlah cahaya yang terpantul darinya lebih banyak dibandingkan warna-warna lain. Namun tak semenarik perhatian warna merah.
Sifat positif warna kuning:
§  optimis,
§  percaya diri,
§  harapan,
§  kegembiraan,
§  penuh suka cita,
§  berenergi,
§  antusiasme,
§  makna kekeluargaan dan persahabatan,
§  keleluasaan,
§  santai,
§  spontanitas,
§  sosial,
§  mendominasi,
§  toleran,
§  rasa ingin tahu,
§  cita-cita,
§  harga diri,
§  ekstraversi,
§  kekuatan emosional,
§  keramahan,
§  kreativitas,
§  imajinatif,
§  masa muda,
§  kedermawanan,
§  dan semangat yang tinggi.
Sifat negative warna kuning:
§  berubah-ubah / plin-plan / inkonsisten,
§  kurang dapat dipercaya,
§  irasionalitas,
§  ketakutan,
§  kerapuhan,
§  emosional,
§  depresi,
§  kecemasan,
§  bunuh diri.

6.   HIJAU.
Hijau merupakan warna yang berkaitan dengan alam. Dalam psikologi warna, hijau kerap digunakan untuk membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan. Agar lebih mampu menyeimbangkan dan menenangkan emosinya.
Sifat positif warna Hijau:
§  kehidupan,
§  ketenangan,
§  rileksasi,
§  kemudahan,
§  penyeimbang emosi,
§  menurunkan stres,
§  penyembuhan,
§  empati,
§  kesegaran,
§  kesejukan,
§  keberuntungan,
§  keuangan,
§  harmoni,
§  cinta universal,
§  istirahat,
§  pemulihan,
§  jaminan,
§  kesadaran,
§  keamanan,
§  kedamaian,
§  keinginan,
§  ketabahan,
§  kekerasan hati.
Sifat negative warna Hijau:
§  menimbulkan rasa terperangkap/tersesat,
§  kebosanan,
§  stagnasi,
§  superior,
§  ambisi,
§  keserakahan.

7.   TOSCA.
Dalam psikologi warna, warna tosca atau turquoise adalah warna yang baik untuk membantu konsentrasi. Dapat menenangkan sistem saraf sehingga pikiran menjadi lebih jernih juga percaya diri. Warna tosca cocok digunakan untuk pembicara ataupun untuk anda yang sering bekerja ‘multi-tasking’.
Sifat warna tosca:
§  keseimbangan emosional,
§   stabilitas,
§  ketenangan,
§  kesabaran,
§  penyemangat,
§  penghalau kesepian.

8.   BIRU.
Penggunaan warna biru yang lebih muda akan memberikan efek kepercayaan yang lebih dominan. Sedangkan warna biru gelap lebih cenderung meningkatkan kesan cerdas pada penggunaannya. Warna biru menjadi salah satu warna yang sering kali dikaitkan dengan dunia bisnis. Khususnya bisnis-bisnis yang mengedepankan keseriusan dalam pekerjaannya.
Dalam ranah desain interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan luas, stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan.
Sifat positif warna biru:
§  kepercayaan,
§  konsistensi,
§  konsentrasi,
§  ketenangan,
§  keyakinan,
§  keseriusan,
§  professional.
Sifat negatif warna biru:
§  kaku,
§  tidak akrab,
§  tidak punya ambisi,
§  keraguan,
§  dingin,
§  keras kepala,
§  bangga diri,
§  acuh tak acuh,
§  tak ramah,
§  kurang empati.
Meski demikian, biru adalah warna yang paling banyak di sukai di dunia.

9.   NILA / UNGU.
Ungu adalah warna yang unik, salah satunya karena jarang ditemukan di alam. Penggunaan warna ini menggambarkan pengharapan yang besar dan kepekaan.
Sifat positif warna ungu:
– magis,
– aura spiritualitas,
– misterius,
– menarik perhatian,
– kekuatan,
– imajinasi,
– sensitivitas,
– obsesif,
– ambisius,
– martabat,
– kebenaran,
– kualitas,
– independen,
– kebijaksanaan,
– kesadaran,
– visioner,
– orisinalitas,
– kekayaan dan kemewahan.
Sifat negatif warna ungu:
§  kurang teliti,
§  kesepian,

10.  COKLAT.
Warna yang menjadi simbol warna Bumi atau biasa juga bersanding dengan warna hijau sebagai warna alam. Warna coklat identik dengan sesuatu yang bersifat natural. warna coklat hampir disamakan dengan warna hitam namun coklat lebih menunjukan kelembutan.
Sifat positif warna coklat:
§  keseriusan,
§  kehangatan,
§  dapat dipercaya,
§  kehangatan,
§  dukungan,
§  rasa nyaman dan aman,
§  kesederhanaan,
§  matang atau tua,
§  dapat diandalkan,
§  elegan,
§  akrab.
Sifat negative warna coklat:
§  tidak berperasaan,
§  kurang toleran,
§  menguasai,
§  berat,
§  kaku,
§  malas,
§  kolot,
§  dan pesimis.

11.   GOLD / EMAS.
Warna emas sama seperti emas dalam bentuk fisik yang menjadi komoditas berharga dan juga prestise di setiap negara. Warna emas secara sekilas akan serupa dengan warna kuning, sehingga maknanya pun banyak yang sama.
Sifat warna emas/gold:
§  prestasi,
§  kesuksesan,
§  kemewahan,
§  kemenangan,
§  kemakmuran,
§  aktif dan dinamis.
Sifat negatif warna emas:
§  keangkuhan,
§  kesombongan.

12.  Silver / Perak.
Silver adalah bahasa warna yang menunjukkan serupa dengan warna perak. Warna perak merupakan warna yang memiliki kesan sesuai dengan karakter perak.
Sifat warna perak:
§  glamour,
§  mahal.
Oleh karenanya produk warna ini biasanya lebih mahal dibanding warna lainnya. Contohnya adalah produk mobil.

13.  PUTIH.
Bentuk-bentuk minimalis dan simpel biasa dilahirkan dengan penggunaan warna ini. Penggunaan warna putih yang digunakan dengan tepat juga mampu memberikan efek keyakinan akan kualitas yang tidak akan mengecewakan.
Sifat positif warna putih:
§  keyakinan,
§  kesucian/kemurnian,
§  lemah lembut,
§  ketepatan,
§  kebersihan,
§  luas,
§  eksotik,
§  steril,
§  keaslian,
§  kemurnian,
§  kesucian,
§  ringan,
§  kepolosan,
§  efek meredakan rasa nyeri,
§  kebebasan,
Sifat negatif warna putih:
§  rasa sakit kepala,
§  kelelahan,
§  dingin,
§  terisolasi,
§  di beberapa daerah putih melambangkan kematian.

14.  ABU-ABU.
Abu-abu adalah Sebuah warna campuran antara warna hitam dan putih ini kerap kali digunakan sebagai “penetral”.
Sifat positif warna abu-abu:
§  keseriusan,
§  kemandirian,
§  keluasan,
§  abstrak atau tidak menyatakan tujuan dengan jelas,
§  stabil,
§  netral atau tidak memihak,
§  bertanggung jawab.
Sifat negatif warna abu-abu:
§  tidak komunikatif,
§  membosankan,
§  kurang percaya diri,
§  kelembapan,
§  depresi,
§  hibernasi,
§  dan kekurangan energi.

15.   HITAM.
Walaupun para ahli mengatakan bahwa hitam adalah bukan warna, namun kita harus sepakat terlebih dahulu kita membahas Hitam adalah warna.
Sifat positif warna hitam:
§  kekuatan,
§  percaya diri,
§  glamor,
§  keamanan,
§  emosional,
§  efisiensi,
§  substansi,
§  maskulin,
§  keabadian,
§  sifat dramatis,
§  melindungi,
§  kemisteriusan,
§  klasik,
§  elit,
§  keanggunan,
§  mempesona,
§  keteguhan.
Sifat negatif warna hitam:
§  kematian,
§  kegelapan,
§  suram,
§  menakutkan,
§  tertekan,
§  hampa,
§  kebinasaan,
§  kerusakan,
§  duka,
§  kemurungan,
§  kepunahan,
§  ketakutan,
§  kesedihan,
§  putus asa.

Itulah beberapa rincian arti dan Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia. Dasar beberapa pengaruh maupun “potensinya” warna yang tak ada ruginya kita ketahui. Warna tidak hanya mempercantik sesuatu yang berkaitan dengannya, tetapi juga mempengaruhi terhadap kondisi psikologi orang disekitarnya.

Oleh karena itu, penentuan penggunaan warna yang tepat erat berkaitan dengan sebuah desain yang baik. Maka silahkan bereksplorasi semaksimal mungkin untuk menciptakan desain yang menarik. Tapi ingat, pilihlah warna-warna yang tepat.




PANDUAN MEMBUAT SCRAPBOOK UNTUK ANAK PAUD


Pengantar

Pendidikan adalah suatu kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan potensi dalam diri siswa agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan sosial yang diperlukan dirinya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu media alternatif yang dapat digunakan guru untuk menarik perhatian peserta didiknya dalam proses pembelajaran dan mempermudah siswa dalam memahami materi adalah dengan menggunkan media scrapbook (buku tempel).

Metode belajar dengan media scrapbook,  sangat cocok diterapkan  di PAUD untuk anak suai dini, karena peserta didik usia dini belum bisa membaca, mereka belajar dengan cara melihat gambar, warna, bentuk dan lainnya.

Scrapbook adalah sebuah karya berbentuk album yang berisi berbagai macam foto lama yang bisa dijadikan album kenangan. Selain foto, scrapbook juga bisa berisikan artikel atau gambar yang menarik.

Nah, kalau kamu pembuat scrapbook, kamu disebut sebagai scrapper. Scrapper ini membuat scrapbook dengan ide yang bisa berasal dari cerita kenangan di masa lalu.

Setiap halaman scrapbook bisa kamu buat dengan cerita yang berbeda-beda. Antara halaman satu dan halaman berikutnya juga bisa berkaitan ceritanya. Tinggal bagaimana kamu mengkreasikan scrapbook milikmu sendiri.



  
Daftar Isi

1.      Cover
2.      Pengantar
3.      Daftar isi
4.      Bahan-Bahan Untuk Membuat Scrapbook
5.      Sebelum Membuat Scrapbook
6.      Cara Membuat Scrapbook
7.      Tips Membuat Scrapbook


Bahan Membuat Scrapbook

Siapkan Alat dan Bahan sebagai beriku :
1)      Kertas scrapbook.
2)      Kertas warna-warni.
3)      Perekat, bisa lem kertas atau mungkin glue dot.
4)      Spidol, pensil warna, crayon.
5)      Foto yang penuh dengan kenangan.
6)      Hiasan seperti pita, manik-manik, kancing, dan lainnya.
7)      Gunting, penggaris, cutter.


Sebelum Membuat Scrapbook

Setelah lebih mengenal kerajinan scrapbook, sekarang kita cari tau gimana cara bikinnya. Tapi, sebelum membuat scrapbook, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.
1)      Pemilihan Kertas
Penggunaan kertas yang dijadikan sebagai dasar penempelan foto dan pernak-pernik tidak boleh sembarangan.
Pilihlah kertas yang memiliki pH atau kadar keasaman lebih dari 7. Dengan menggunakan kertas ber-pH lebih dari 7, foto yang kamu tempelkan akan lebih awet. Tetapi, jika pH-nya kurang dari itu, dikhawatirkan akan dapat merusak foto dan membuatnya menjadi hitam.

2)      Perekat
Untuk menempelkan foto atau ornamen dalam pembuatan scrapbook, kamu bisa me      nggunakan lem batang, double tape, pita, atau glue dot.
Nah, untuk perekat, sangat disarankan menggunakan glue dot. Kenapa? Karena, kalau menggunakan perekat yang satu ini, kamu bisa mengubah letak ornamen dengan mudah. Bentuk glue dot itu mirip tetesan air gitu, tapi padet, kayak gambar di bawah ini nih.

3)      Pemotong
Membuat scrapbook tentu tidak lepas dari yang namanya potong memotong. Nah, alat yang biasa digunakan untuk memotong adalah gunting, penggaris, atau bisa juga cutter.

4)      Penggunaan Buffer
Menjaga scrapbook tetap awet adalah hal yang juga harus diperhatikan. Kamu bisa menggunakan kalsium karbonat untuk menjaga nilai pH scrapbook tetap netral atau basa. Hal ini tentu saja akan membuat karya kamu jadi bertahan lebih lama.

5)      Menulis Cerita
Salah satu yang menarik dari scrapbook adalah kamu bisa menuliskan cerita dan menempelkannya bersama dengan sebuah foto.
Kalau cerita terlalu panjang, mungkin kamu bisa mendeskripsikan kejadian di dalam foto yang kamu tempel lewat sebuah catatan.

6)      Pelindung Scrapbook
Menjaga scrapbook agar tetap awet merupakan hal yang harus diperhatikan. Kamu bisa memberikan sebuah pelindung pada setiap halaman scrapbook. Biasanya pelindung ini terbuat dari plastik, kamu bisa mencoponya ketika akan merombak scrapbook yang dibuat.

7)      Buat Tema
Sebelum membuat scrapbook, memilih tema ini juga penting lho. Kalau scrapbook yang dibuat ada temanya, nanti pasti hasilnya lebih bagus dan kamu bisa menceritakan konsep dari scrapbook yang dibuat. Tema ini bisa bermacam-macam, kamu bisa mencari inspirasi dengan melihat karya dari orang lain dulu kok.


Cara Membuat Scrapbook

Nah, sekarang kita akan mempelajari bagaimana membuat scrapbook sendiri di rumah. Buatnya yang sederhana dulu aja ya, biar nggak patah semangat dan akhirnya nggak jadi-jadi deh karyanya.
1)      Tentukan Ukuran
Membuat sebuah scrapbook itu kita harus menentukan terlebih dahulu ukurannya. Ukuran ini bisa bermacam-macam, kamu bisa membuat ukuran A5. Atau mungkin kamu pengen memakai album dengan ukuran 12×12 atau 10×10, tergantung keinginanmu sendiri deh pokoknya.
Tapi, kalau boleh usul nih ya, mending bikin scrapbook-nya nggak pakai album jadi. Kita bisa berkreasi dari jenis kertas, ketebalan kertas, ukuran, dan cara menjilid kertas menjadi sebuah bukunya. Pasti nanti hasil scrapbooknya jadi lebih unik dan beda dari yang lainnya.

2)      Siapkan Alat Dan Bahan
Nah, setelah urusan ukuran beres, langkah selanjutnya adalah menyiapkan bahan yang dibutuhkan. Kamu bisa membelinya di toko alat tulis untuk peralatan dan bahannya.
Alat dan bahan yang dibutuhkan itu ada beberapa macam, seperti alat untuk memotong, merekatkan, dan lainnya.
§  Kertas scrapbook
§  Kertas warna-warni
§  Perekat, bisa lem kertas atau mungkin glue dot
§  Spidol, pensil warna, crayon
§  Foto yang penuh dengan kenangan
§  Hiasan seperti pita, manik-manik, kancing, dan lainnya
§  Gunting, penggaris, cutter

Ada yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan-bahan yang digunakan lho.
Jangan gunakan lem yang pH-nya asam, gunakan yang bebas asam. Hindari juga menggunakan lem yang mengandung air, kamu bisa pakai lem elmers atau lem lain. Kalau belum tau penampakan lem elmers, kayak gambar di bawah ini nih bentuknya.
Gunakan kertas yang memiliki pH yang tinggi, jangan yang asam. pH yang tinggi itu basa, pH-nya lebih dari 7. Kalau asam tinggi itu makin kecil nilai pH-nya, makin tinggi asamnya. Jadi cari yang pH-nya di atas 7 ya.
Gunakan kertas yang warnanya bisa menyatu dengan foto yang akan kamu tempelkan.
Pakailah spidol atau pewarna lain yang bebas dari asam. Selain itu, pakai tahan air, bahasa kerennya itu spidol permanen.

3)      Foto yang Digunakan
Salah satu bahan utama dalam pembuatan scrapbook adalah foto. Sebaiknya, gunakan foto yang bagus, gambarnya jelas dan cerah.
Kalau bisa foto yang digunakan merupakan foto yang baru dicetak. Kalau kamu menggunakan foto jadul, lebih baik di scan dulu baru kemudian dicetak ulang.
Kenapa mesti cetak fotonya lagi?
kamu pasti menyimpan foto jadul itu ada sesuatu di sana. Entah itu kenangannya atau ada kejadian lainnya. Dengan mencetak ulang foto tersebut, yang tentunya tidak ada file digitalnya. Kamu masih bisa menyimpan foto asli penuh kenangan itu.

4)      Memotong Foto
Memotong foto ini juga merupakan bagian yang sangat penting. Jangan sampai salah potong karena tentu akan sangat berpengaruh terhadap hasil scrapbook nanti.
Usahakan kamu lihat dulu bagian mana yang akan dipotong. Biar gampang, kamu bisa menandai dulu dengan menggunakan pensil atau spidol. Buat garis untuk memudahkan ketika nanti akan memotong fotonya.

5)      Tata Letak Dan Background
Nah, sekarang kita mulai membuat scrapbook bagian inti nih. Pertama yang harus dilakukan adalah menyusun hiasan dasar scrapbook dulu.
Ambil kertas yang akan kamu gunakan untuk dasar scrapbook, lalu tempelkan hiasannya. Nah, dasaran dari scrapbook ini bisa macam-macam. Kamu bisa menempelkan wallpaper, pita, gambar pemandangan, atau ornamen lain.
Dasar dari scrapbook ini juga dibuat sesuai dengan tema yang dibuat ya. Contohnya kamu membuat tema liburan ke pantai. Nah, kamu bisa tuh memilih background berwarna biru dan tempelkan pasir pantai yang putih.
Setelah itu, baru deh tempelkan fotonya dengan rapi. Perhatikan keselarasan dengan background yang sudah dibuat terlebih dahulu. Jangan lupa beri pada halaman yang sudah dibuat. Tambahkan komentar tentang foto yang ditempel tersebut biar makin dalam kenangannya.

6)      Tambahan Dekorasi Menarik
Ketika semua foto sudah ditempel, sekarang saatnya menambahkan dekorasi agar tampak lebih bagus lagi scrapbook-nya. Sesuaikan dengan tema yang sudah kamu pilih ya hiasan yang ditambahkan tersebut.
Nah, itu tadi cara membuat scrapbook yang bisa kamu coba sendiri. Buat se kreatif mungkin ya, kalau bisa yang rame sekalian scrapbook-ya. Biar nyimpan foto kenangannya nggak melulu cuma di dalam albun biasa.


Tips Membuat Scrapbook

Biar makin keren lagi scrapbook yang kamu buat, perhatikan beberapa tips berikut ini.

1)      Cerita

Selain menentukan tema, kamu juga bisa membuat cerita di dalam scrapbook. Ya, seolah-olah seperti komik gitu bentuknya.
Jadi dalam satu halaman ada beberapa foto yang masih berkaitan. Dari foto-foto tersebut, kamu bisa tuh menambahkan ceritanya.

2)      Judul

Judul pada halaman di scrapbook ini penting lho, biar nanti, kalau ada orang yang ingin melihat jadi tahu apa yang dimaksud dari scrapbook buatan kamu.

3)      Deskripsi

Deskripsi atau catatan di dalam scrapbook sebaiknya juga jangan lupa dibuat. Deskripsi ini yang bisa bikin orang tau tentang kisah dibalik foto scrapbook.
Untuk lebih jelasnya, kamu bisa tonton video di bawah ini. Video ini keren banget deh, yang buat udah biasa gitu, terus peralatannya juga lengkap banget.

Selamat mencoba ya 


TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN - PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERESIKO

Pengambilan Keputusan Beresiko Resiko merupakan penyimpangan dari ekspektasi tingkat pengembalian yang diharapkan, pelaku bisnis selalu me...